Mustar : “Melaksanaan Pencatatan dan Pelaporan merupakan bagian dari 10 Langkah PLKB”

logo-dalduk-websitePontianak (3/11/2015) Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Kalimantan Barat Drs.Mustar SE MM menegaskan Melaksanakan Pencatatan dan Pelaporan merupakan salah satu dari 10 langkah kinerja Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Penegasan tersebut disampaikan Drs. Mustar SE MM ketika membuka Pelatihan Teknis Pencatatan dan Pelaporan (R/R) Bagi PLKB Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat Senin (2/11/2015) di Pontianak.”PLKB tidak bisa menghindar dari tugas pokok utamanya dalam melaksanakan pencatatan dan pelaporan, karena itu merupakan salah satu dari 10 langkah pokok PLKB” ujar Mustar. Menurutnya hasil dari pencatatan dan pelaporan yang antara lain memuat data Peserta KB, Kelompok Tri Bina, dan UPPKS, memiliki arti yang penting dan strategis dalam menyusun Rencana Pembangunan baik di tingkat daerah maupun nasional, sekaligus sebagai sarana untuk mengevaluasi kinerja PLKB. Oleh karenanya pihaknya minta agar PLKB benar-benar melaksanakan pencatatan dan pelaporan dengan jujur, bertanggung jawab, konsisiten dan berkomitment, demi suksesnya pelaksanaan Pembanguanan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)

Berkaitan dengan semakin berkurangnya jumlah PLKB di lapangan pasca otonomi daerah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat Drs.Mustar SE MM minta agar PLKB lebih intensif lagi dalam membangun jejaring kemitraan dengan stake holder maupun para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Cara ini dilakukan untuk mengatasi kendala jangkauan wilayah pembinaan yang luas sementara jumlah PLKBnya terbatas. Bahkan ada beberapa wilayah yang tidak memiliki PLKB, perlu upaya mengintensifkan kerjasama dengan berbagai pihak. “Kami tahun kondisi yang ada dilapangan memang sulit, apalagi wilayah desa binaan yang banyak dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Namun hendaknya dibangun strategi dengan membangun kemitraan dengan berbagai pihak” ujar Mustar. Menurutnya BKKBN akan terus melakukan pembinaan kemampuan dan kapasitas PLKB melalui berbagai pelatihan, dengan harapan PLKB akan semakin terampil dalam melaksanakan tugasnya.

Pelatihan teknis pencatatan dan pelaporan yang berlangsung selama 5 hari ini diikuti oleh 32 PLKB dari 6 kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Landak, Sambas, Kubu Raya dan kabupaten Sintang (adi)