BKKBN-BTPN: KERJASAMA PELAYANAN KARYAWAN PURNABHAKTI

No comment 1107 views

(Pontianak-28/4) Sebagai kelanjutan dari perjanjian kerjasama antara BTPN dan BKKBN perihal Pembekalan Purnabhakti dan Layanan Perbankan kepada Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional nomor: 161/KSM/B2/2015 dan PKS.026a/DIR/PBIRM/III/2015, selasa ini, diadakan sosialisasi produk perbankan dari BTPN atau Bank Tabungan Pensiunan Nasional di ruangan rapat BKKBN Provinsi Kalbar. Hadir dalam kesempatan tersebut Active and Employment Relationship BTPN Kantor Cabang Pontianak, Dani Alpian berserta tim dan juga dari BTPN pusat yang secara rinci menjelaskan produk perbankan yang ada di bank tersebut. Dengan tema yang dibawa Peluang Sekaligus Tantangan, Dani menjelaskan latar belakang berdirinya bank yang menjadi tempat bekerjanya. Bank yang telah berdiri sejak 1958 di Bandung dengan nama Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil) tersebut telah berdiri di 33 provinsi dari 34 provinsi yang ada dengan lebih dari 340 kota di seluruh Indonesia. Sementara itu, di Kalimantan Barat, BTPN sudah beroperasi sejak tahun 2008 silam dan saat ini telah membuka kantor cabang baru di Singkawang, Mempawah, Sintang dan Kabupaten Sanggau. Hal tersebut tentunya bertujuan agar pelayanan BTPN bisa merambah sampai ke daerah-daerah. Kegiatan sosialisasi perbankan oleh BTPN tersebut merupakan bentuk perpaduan produk dan layanan serta pemberdayaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk tumbuh bagi para nasabahnya. Dani berharap bahwa dengan adanya sosialisasi produk layanan perbankan dari BTPN tersebut, karyawan-karyawati Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat akan mengerti memahami dan menerima produk-produk ataupun fasilitas yang mereka berikan, termasuk diantaranya kemudahan dalam mengambil pinjaman baik bagi karyawan yang masih aktif maupun karyawan yang akan memasuki usia pensiun. “Intinya jangan sampai kehadiran BTPN ditengah-tengah keluarga besar BKKBN malah memberikan beban bagi karyawan itu sendiri. Kami hadir disini untuk membantu, terlebih bagi karyawan yang akan memasuki usia pensiun dengan kegiatan ekonomi produktif yang dipersiapkan lebih awal”, ungkap Dani. (tan)

Tags: