Depan > Index Berita > DESA KAMBOJA KECAMATAN TANJUNGSARI KAYONG UTARA NOMINATOR JUARA LOMBA POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT TINGKAT PROVINSI KALBAR
DESA KAMBOJA KECAMATAN TANJUNGSARI KAYONG UTARA NOMINATOR JUARA LOMBA POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT TINGKAT PROVINSI KALBAR
Rabu, 21 Desember 2016

Sukadana (21/12/16) Desa Kamboja Kecamatan Tanjung Sari Kepulauan Maya Kabupaten Kayong Utara ditetapkan sebagai nominator juara lomba Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serangkaian memperingati hari kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan tahun 2016 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Sebagai persiapan dalam dua pekan terakhir ini masyarakat desa setempat memperoleh pembinaan dari lintas sektor,  baik dari kabupaten maupun provinsi. Anggota Pokja IV Tim Penggerak PKK  provinsi Kalimantan Barat Ny.Rayna Anita yang merupakan ahli gizi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, ketika melakukan pembinaan di Sukadana mengatakan, sebelum dinilai oleh tim penilai dari provinsi, pihaknya telah melakukan pembinaan berupa penyuluhan dan penggerakan seluruh potensi yang ada di desa setempat, untuk melakukan pembenahan dan perbaikan berbagai sarana kesehatan dan mendorong prilaku hidup bersih masyarakat. “Sebelumnya masyarakat desa Kamboja sudah menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga dinilai oleh tim Kabupaten layak untuk mengikuti lomba tingkat provinsi. Namun demikian masih perlu perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana pendukung pola hidup sehat, seperti sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), maupun penataan jemuran dan sebagainya” papar Ny.Rayna Anita.

phbs.jpg 
 

Ket: Pokja IV TP PKK Prov.Kalbar Ny.Rayna Anita dan Ny.Imelda (sebelah kiri) sedang melakukan pembinaan dihadapan Dinas Instansi terkait (foto:By Ad)​

 
 Sementara itu ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kabupaten Kayong Utara Ny.Made Sulandri dalam pertemuan pembinaan tersebut mengatakan, secara kontinyu pihaknya bersama dinas instansi terkait telah melakukan pembinaan PHBS di desa Kamboja, termasuk pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Manurutnya program KKBPK yang materinya meliputi kepersertaan KB dan penerapan Tribina yakni BKB, BKR, dan BKL serta pelaksanaan 8 fungsi keluarga ini, juga menjadi pendukung nilai tambah bagi penilaian. “Masyarakat desa setempat sudah sadar betul menfaat ikut program KB, hanya memang karena lokasinya jauh dari pusat ibu kota kabupaten, mayoritas Pasangan Usia Subur di sana masih banyak menggunakan KB non-MKJP” ungkap Ny.Made Selandri. Namun demikian pihaknya mengapresiasi kesadaran warga desa setempat yang dinilainya sangat mendukung pencapaian keluarga kecil bahagia sejahtera.

Pada kegiatan pembinaan tersebut dihadiri Tim Pokja IV PKK Kabupaten Kayong Utara, Kepala Dinas Kesehatan setempat, dan para kader Tribina serta tokoh masyarakat Kayong Utara. (by Ad)